Pemkab Bojonegoro Gencarkan Penggunaan Pupuk Organik, Alokasikan 13.948 Ton Tahun Ini

KabarBaik.co – Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (DKPP) Bojonegoro terus mengupayakan pengurangan ketergantungan petani terhadap pupuk kimia. Salah satu langkah yang dilakukan yakni dengan mengintensifkan kampanye penggunaan pupuk organik di kalangan petani.

Pada tahun ini Kabupaten Bojonegoro mendapatkan alokasi bantuan pupuk organik sebanyak 13.948 ton. Bantuan tersebut diharapkan mampu mendorong penerapan pertanian berkelanjutan sekaligus menjaga kualitas lahan pertanian yang selama ini cenderung bergantung pada pupuk anorganik.

Kepala DKPP Bojonegoro, Zaenal Fanani, mengatakan bahwa edukasi terkait pentingnya penggunaan pupuk organik menjadi prioritas utama pihaknya. Menurutnya, penggunaan pupuk kimia secara terus-menerus dalam jangka panjang dapat menyebabkan tanah menjadi jenuh dan menurun kualitasnya.

“Pupuk organik mampu memperbaiki struktur fisik, kimia, dan biologi tanah. Kami ingin petani tidak hanya mengejar kuantitas hasil panen dalam jangka pendek, tetapi juga menjaga kelestarian lahan,” ujar Zaenal, Kamis (22/1).

Zaenal menjelaskan, pupuk organik berperan penting dalam menjaga kegemburan tanah serta meningkatkan kemampuan tanah dalam menahan air, sehingga berdampak positif pada produktivitas pertanian.

Menurut Zaenal, alokasi 13.948 ton pupuk organik tersebut akan didistribusikan kepada kelompok tani (Poktan) yang telah terdaftar dan memenuhi kriteria teknis yang ditetapkan. “Dengan adanya bantuan ini diharapkan beban biaya produksi petani dapat berkurang,” tutur Zaenal.

Selain menekan biaya produksi, lanjut Zaenal, penggunaan pupuk organik juga dinilai mampu meningkatkan nilai jual hasil pertanian. Produk yang dihasilkan cenderung lebih sehat, ramah lingkungan, serta memiliki daya simpan yang lebih lama.

DKPP mencatat, penggunaan pupuk organik memiliki sejumlah manfaat penting bagi keberlanjutan pertanian. Antara lain memperbaiki tekstur dan struktur tanah, menjaga PH tanah tetap optimal, dan meningkatkan populasi bakteri baik dalam tanah.

“Pupuk organik juga bermanfaat untuk menjaga kelembapan tanah, serta meningkatkan efektivitas pemupukan sehingga dapat mengurangi penggunaan pupuk kimia,” tandas Zaenal. (*)